Tes Rorschach Review

By Nic •  Updated: 04/13/20 •  4 min read

Tes Rorschach Review

Sayangnya, Rorschach meninggal dunia secara prematur pada tahun berikutnya karena radang usus buntu, hanya setahun setelah karyanya diterbitkan. Namun, tes ciptaannya terus hidup dan menyebar luas, terutama ke Amerika Serikat, di mana ia menjadi sangat populer pada pertengahan abad ke-20. Menurut penulis biografi Rorschach, Damion Searls, sepuluh kartu bercak tinta ini kemungkinan besar adalah "lukisan yang paling banyak dianalisis pada abad ke-20".

Tes Rorschach adalah instrumen asesmen kepribadian yang meminta individu untuk menafsirkan 10 noda tinta yang ambigu. Berbeda dengan tes kepribadian objektif (seperti kuesioner YA/TIDAK), Rorschach tidak memiliki jawaban benar atau salah. Tujuan utama dari tes ini adalah untuk: Mengevaluasi karakteristik kepribadian individu. Memahami fungsi emosional. tes rorschach

Whether they view others as whole, cooperative figures or fragmented and threatening. or a more detailed breakdown of a specific card's common interpretations Memahami fungsi emosional

: Five cards feature colors, such as red, blue, or green (Cards II, III, VIII, IX, X). R-PAS addresses CS limitations: outdated norms

R-PAS addresses CS limitations: outdated norms, verbosity effects (more R → higher scores on some variables), and overpathologizing of normal individuals. R-PAS standardizes the number of responses (target 25–28), provides case-controlled norms, and simplifies coding rules while retaining core CS variables.