: Popularitas hewan eksotis di media sosial sering kali memicu tren pemeliharaan ilegal. Ketika seekor berang-berang atau primata kecil terlihat lucu di TikTok, permintaan pasar gelap terhadap hewan tersebut biasanya langsung melonjak. 4. Menuju Konsumsi Media yang Bertanggung Jawab
Di media sosial, demi algoritma dan monetisasi, beberapa pemilik hewan memaksakan peliharaan mereka mengenakan pakaian ketat yang tidak nyaman, melakukan trik berbahaya, atau menempatkan mereka dalam situasi stres (misalnya sengaja ditakut-takuti) hanya demi mendapatkan penayangan ( views ). sex porno manusia dan hewan free
Advokat ProFauna, Irma Hermawati, menegaskan, . : Popularitas hewan eksotis di media sosial sering